Kemasan camilanNama produk atau merek atau brand merupakan suatu hal yang menjadi ujung tombak sebuah pemasaran produk. Ketika produk tersebut berada dipasaran, dan sudah diterima masyarakat dengan baik maka yang akan diingat ketika membeli produktersebut adalah nama dan desain kemasannya. Tentu, hal ini juga harus ditinjang dengan kualitas produknya Bahkan, hebatnya suatu merek, ketika akan membicarakan sebuah tema, bisa jadi konsumen dengan mudah membayangkan produk apa yang dibicarakan. Pada sebuah perusahaan besar merek merupakan suatu hal yang paling tinggi nilainya.

Inilah yang disebut kekuatan Positioning Produk. Positioning Produk merupakan gambaran produk yang melekat pada hati konsumen, sehingga jika anda berencana membuat usaha camilan, maka penting mempertimbangkan nama merek atau usaha camilan yang semenarik mungkin.

Merek atau label sebuah produk camilan, selain sebagai identitas juga menjadi pembeda dengan bisnis camilan lainnya. Untuk menunjang suatu merek juga diperlukan desain kemasan yang unik dan menarik dan ditinjang dengan desain produk yang menarik pula. Semakin unik desain tersebut, maka konsumen akan semakin mudah mengenali dan mengingat produk camilan anda karena mempunyai ciri khas yang tidak biasa.

Dalam kemasan produk tidak saja desain yang berbicara, tetapi juga harus ditunjang oleh pemilihan cetak kemasan. Saat ini pada umumnya cetak kemasan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu cetak pada plastik ataupun kertas, dimana masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan, diantaranya:

1. Sablon Plastik
Keunggulan:
Bila menggunakan kemasan plastik bersablon, camilan tentunya lebih aman karena tidak tercampur langsung dengan tinta tulisan label. Selain itu tampilan akan lebih rapi dan menarik dengan aneka design gambar yang terlihat jelas pada kemasan.

Kelemahan:
Dari segi harga, kemasan plastik bersablon relatif lebih mahal dengan kisaran harga sekitar Rp 100 sampai Rp 200 per lembar. Padahal , untuk usaha camilan dibutuhkan ratusan hingga ribuan kemasan per harinya. Jika penjualan anda belum maksimal, hal ini  tentu akan menjadi beban tersendiri bagi biaya operasional.

2. Cetak Kertas
Keunggulan:
Kemasan dalam label kertas harganya lebih murah. Misalnya anda menggunakan label kertas berukuran 5cm x 4,5 cm untuk kemasan camilan per 100 gram, biaya yang dibutuhkan hanya Rp 4,-. Dengan perhitungan 1 lembar HVS menghasilkan 20 lembar kertas label ukuran 5×4,5; satu rim kertas HVS isi 500 lembar (20×500 = 10.000 lembar). Sedangkan biaya cetak + beli kertas 1 rim = Rp 40.000. Perhitungannya tinggal dibagi saja, yaitu Rp 40.000 : Rp 10.000 lembar = Rp 4,- / lembar.

Kelemahan:
Jika camilan yang diproduksi mengandung minyak, label kertas akan luntur. Dari segi kesehatan hal ini tentunya akan merugikan konsumen. Proses perijinannya pun akan mengalami kesulitan karena dibawah standar keamanan produk makanan. Tetapi ada solusi lainnya, yaitu masukkan kertas label ke dalam plastik kecil terlebih dahulu, sehingga tidak bercampur langsung dengan produk camilan anda.

Ingin membuat kemasan anda unik dan menarik konsumen? Silahkan menghubungi Dapur digital advertising di 0888 0582 2726 atau email dapurdigitaladvertising@gmail.com. Kami akan membuat kemasan anda yang unik dan menarik konsumen, sesuai segmentasi konsumen anda.